DPR Kecewa Dengan Kebijakan Menkumham






Rapat Kerja/ANTARA
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly (kiri) bersama Inspektur Jenderal Kemenkumham, Aidir Amin Daud (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 10 April 2017. Raker tersebut membahas isu-isu terkini termasuk maraknya tenaga kerja asing imbas dari program bebas visa serta kondisi lembaga pemasyarakatan yang melebihi kapasitas.*
JAKARTA, (PR).- Anggota Komisi III DPR RI Erma Suryani Ranik merasa kecewa dengan kebijakan Menteri Hukumham yang menurunkan anggaran program bantuan hukum bagi masyarakat miskin.
“Kami sangat kecewa dan menyesalkan karena pemerintah menurunkan anggaran program bantuan hukum bagi masyarakat miskin. Pasalnya, bantuan hukum bagi rakyat miskin ini merupakan mandat undang-undang untuk memberikan akses keadilan bagi orang tidak mampu,” ujar Erma dalam kerja Komisi III dengan Menkumham di DPR, Senin, 10 April 2017.
Menkumham dalam laporannya menyebutkan bahwa total anggaran untuk program bantuan hukum bagi orang miskin tahun 2016 sebesar Rp 45 Miliar. Namun realisasi sebesar 95,13 persen atau sekitar 42,8 miliar. Sementara pada tahun 2017, Menkumham memberikan anggaran bantuan hukum bagi rakyat miskin sebesar Rp 19,1 miliar.
Seharusnya menurut Erma, daya serap anggaran pada tahun sebelumnya menjadi patokan bagi penyusunan anggaran di tahun berikutnya. Oleh karena itu pihaknya berharap Menkumham merevisi dalam APBNP untuk anggaran program bantuan hukum bagi rakyat miskin.
“Penyerapan anggaran 2016 sekitar 42 miliar, tapi kenapa kok tahun 2017 dianggarkan hanya 19 Miliar. Ini kan tidak pantas sama sekali,” tegas politisi dari Demokrat itu.
Menurut dia, begitu banyak persolan hukum yang dialami oleh masyarakat tidak mampu, namun mereka tidak bisa mendapat pendampingan, baik dari segi litigasi maupun non litigasi.
“Saya berharap Menkumham merevisi anggaran untuk program ini dalam APBNP mendatang, paling tidak Rp35 miliar lah. Agar semua masyarakat tidak mampu yang memiliki persoalan hukum bisa mendapatkan bantuan pendampingan,” ucapnya.

Comments

Popular posts from this blog

Demi Istri Fidelis Menanam Ganja